Laporan Individu program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fkip Unib...


KEGIATAN I
MEMBANTU MENGAJAR DI SDN 10 DESA BAJAK 1
PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV

PERTEMUAN I

A.    Topik Diskusi
Menceritakan Pengalaman

B.     Justifikasi Kegiatan
1.       Latar Belakang
     Sehubungan dengan dilaksanakannya proses belajar mengajar, maka sebelum memasuki proses pelajaran ada baiknya jika didahului dengan suatu kegiatan yang biasa disebut perkenalan, karena tanpa adanya perkenalan maka kita akan mengalami kesulitan dan kesenjangan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi.
Perkenalan yang dilakukan mahasiswa kukerta Unib dengan dewan guru serta murid-murid yang ada di SDN  12 Pematang 3  . Desa Taba Tengah adalah sebuah desa yang merupakan salah satu lokasi pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Mahasiswa Universitas Bengkulu Periode ke 61 tahun 2010. Daerah ini merupakan bagian dari kecamatan Pondok kubang Kabupaten Bengkulu Tengah
Berhubung penulis mengajar di kelas IV dan juga siswa baru memasuki tahun ajaran baru 2010/2011 maka sesuai dengan topik pada buku panduan dan kurikulum yang berlaku yang mencantumkan bahwa topik yang pertama adalah tentang menceritakan pengalaman dan sesuai dengan tugas guru adalah harus mampu dan berusaha menjelaskan dengan siswa bagaimana kita bisa berani untuk berbicara dihadapan teman-temannya. Kurangnya minat siswa akan pentingnya belajar yang disebabkan oleh faktor dari anak itu sendiri yang tidak dibiasakan untuk berbicara. Anak hanya kesekolah degan melakukan aktivitas mereka ke sekolah menerima pelajaran dan bermain tanpa ada penerapannya dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari mereka.


2.    Masalah
Siswa kurang berani dan tidak terlatih dalam berbicara di hadapan teman-temannya. Selama ini guru hanya menugaskan siswa untuk menuangkan cerita atau pengalaman siswa dengan menuliskannya di buku tanpa melatih siswa untuk berbicara di hadapan teman-temannya.
3.       Tujuan
Agar siswa terlatih untuk berbicara di hadapan teman-temannya dan agar siswa memiliki pengalaman langsung dalam proses pembelajaran yang berlangsung

C.    Pembahasan
Pada hari libur sekolah firman dan Wirda ingin berlibur ke rumah neneknya di Bogor. Mereka menaiki kereta api untuk sampai ke rumah neneknya.
Di bawah ini adalah pangalamanfirman dan wirda yang terjadi di kereta api:
NAIK KERETA API
Pak Karman sudah mendapat karcis. Ia kembli menemui keluarganya di ruang tunggu. Firman dan Wirda asyik ngobrol dengan anak sebayanya yang duduk di sebelah mereka. Tampaknya mereka akrab sekali.
“ Ini Bu, karcisnya sudah ada!”
“ Berapa harga karcis ini, Yah?” Tanya Ibu Purwati.
“ Seribu lima ratus rupiah untuk orang dewasa dan seribu rupiah untuk anak-anak,” jawab pak Karman.
Pak karman langsung kaget karena setelah ia ngin membayar dan mengambil uangnya di saku Pak Karman mendapati uang disakunya hanya tinggal empat ribu rupiah. Firman dan Wirda merasa ketakutan karena mereka piker mereka akan batal pergi ke rumah nenek. Dengan kerendahan hati pak Karman memohon agar kekurangan uangnya dapat ereka bayar setelah mereka pulang dari rumah neneknya Firman dan Wirda. Akhirnya petuga itu mengizinkan Pak Karman beserta keluarganya naik ke dalam kereta.
Firman dan Wirdapun tersenyum lebar mendengar hal itu. Di sepanjang perjalanannya di dalam kereta Firman dan Wirda menyanyikan lagu ‘Naik Kereta Api”


D.    Kesimpulan dan Saran
1.       Kesimpulan
Pembelajaran menceritakan pengalaman akan menjadi lebih bermakna apabila siswa langsung terlibat di dalamnya dengan melatih siswa untuk berani bebicara dan berbagi cerita terhadap temannya.
2.       Saran
Diharapakan kepada guru atau tenaga pengajar agar dapat memberikan berbagai cara yang dapat digunakan untuk melatih siswa untuk berani berbicara di depan temannya.


NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG
KABUPATEN          : BENGKULU TENGAH

Pertemuan                 : I
Hari/tanggal              : Selasa/ 13 Juli 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1 / 07.30 – 09.15 WIB
Pokok Bahasan         : Menceritakan Pengalaman
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan yaitu tanggal 13 Juli 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan I

PERTEMUAN II

A.    Topik Diskusi
Membaca Nyaring

B.     Justifikasi Kegiatan
1.      Latar Belakang
Siswa sekolah dasar merupakan siswa yang benar-banar harus mendapatkan perhatian pada saat pembelajarannya. Siswa sekolah dasar merupakan anak didik yang menjadi awal dalam penentu keberhasilan mereka selanjutnya. Apabila pada saat pembelajaran di sekolah dasar mereka tidak mendapatkan pelajaran yang menunjang mereka maka untuk ke depannya mereka akan sulit untuk mendapatkan pelajaran berkelanjutan.
2.      Masalah
Siswa banyak belum lancar dalam membaca, sehingga siswa perlu dilatih terus menerus untuk menghindari mengeja yang berkepanjanga pada tingkatan kelas selanjutnya.
3.      Tujuan
Agar siswa menjadi lancer dalam membaca karena telah terbiasa berlatih untuk membaca dengan tidak mengeja.

C.    Pembahasan
·         Bacalah Cerita di bawah ini degan suara nyaring!
“ Pulang sekolah, saya ganti pakaian. Lalu, saya makan siang.
Setelah itu, saya pergi ke halaman belakang rumah saya.
Di sana ada kandang ayam. Itu kandang ayam saya.
Saya memelihara ayam. Induk ayamnya ada dua. Induk yang satu sedang bertelur.telurnya banyak dan besar-besar. Nah, yang satu lagi sudah menetas. Kini anak ayam itu sehat-sehat.”
Tiba-tiba Mia bertanya, “Rio pelihara ayamnya sendiri?”
“Tidak, ayah saya juga membantu,” jawab Rio.
“ Kamu senamg?” Tanya Bu Ari.
“ Senang, Bu!”
Anak-anak bertepuk tangan.
“ Cerita Rio bagus, bukan?” Tanya Bu Ari.
“ Ya, Bu…,” jawab nak-anak.

D.    Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Membaca nyaring adalah membaca pada intonasi yang kuat. Namun anak harus menguasai terlebih dahulu huruf-huruf yang mereka anggap sukar sehingga tidak terjadi mengulang pada saat membaca/ mengeja.
  1. Saran
Guru diharapkan dapat mengajarkan huruf-huruf yang benar kepada siswa, agar siswa mampu membaca lancar nantinya. Guru hendaknya melatih siswa belajar membaca terus-menerus sehingga siswa dapat belajar membaca tanpa mengeja terus-menerus pada tingkatan kelas selanjutnya.



              NOTULENSI 
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1 
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG                   
KABUPATEN          : BENGKULU TENGAH

Pertemuan                 : II
Hari/tanggal              : Kamis/ 15 Juli 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1  / 07.30 – 09.15 WIB
Pokok Bahasan         : Membaca Nyaring
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan yaitu tanggal 15 Juli 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan II

PERTEMUAN III

A.     Topik Diskusi
Mendengarkan Penjelasan Tentang Simbol atau Lambang

B.     Justifikasi Kegiatan
  1. Latar Belakang
Pada masa saat sekarang ini banyak orang tua yang sibuk akan pekerjaan rumah mereka sehingga mereka tidak memiliki waktu luang untuk berkomunikasi dengan anaknya. Di lihat saja pada saat mereka sdang mengajak anaknya untuk jalan-jalan. Di sepanjang jalan anak mereka menjumpai berbagai symbol yang di buat oleh parat kepolisian tentang peraturan lalu lintas. Namun orang tua mereka tidak memiliki waktu untuk memberikan penjelasan kepada anak mereka.
 Di sinilah peran guru untuk mengenalkan kepada siswanya mengenai symbol yang ada dalam peraturan lalu lintas. Pengenalan ini sangat berguna bagi siswa untuk menjaga mereka dari kecelakaan lalu lintas.
  1. Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang perlu dibahas dan dijelaskan pada anak-anak atau para siswa adalah apa saja yang arti dari setiap simbol dalam peraturan lalu lintas.
  1. Tujuan
Agar siswa mengenal arti dari setiap simbol yang ada pada aturan lalu lintas.

C.     Pembahasan






j0183328

S


                                                                                                


P
 

      Arti symbol: dilarang berhenti                                Arti symbol: kendaraan dilarang lewat

                                               Arti symbol: dilarang parkir
Masih banyak lagi simbol-simbol yang perlu diketahui oleh siswa SD. Agar mereka terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Karena pengetahuan tentang symbol sangat penting bagi siswa.

D.     Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Simbol-simbol yang terdapat pada peraturan lalu lintas masih sangat banyak. Ada symbol yang memberikan arti di mana tempat menyebrang, dilarang buang sampah sembarangan, dilarang parker, dilarang berhenti, dilarang belok kiri, dan masih banyak lagi simbol-simbol yang siswa sekolah dasar perlu ketahui.
  1. Saran
Disarankan kepada para guru agar dapat menunjukkan secara langsung gambar simbol-simbol  yang ada pada peraturan lalu lintas. Agar anak mengerti dan mdapat menghindari bahaya kecelakaan sejak dini.


              NOTULENSI 
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1                   
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG                   
KABUPATEN          : BENGKULU TENGAH        

Pertemuan                 : III
Hari/tanggal              : Selasa/ 20 Juli 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1  / 07.30 – 09.15 WIB
Pokok Bahasan         : Mendengarkan Penjelasan Tentang Simbol atau Lambang
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan yaitu tanggal 20 Juli 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan III
 















PERTEMUAN IV

A.     Topik Diskusi
Menjelaskan Tempat

B.     Justifikasi Kegiatan
  1. Latar Belakang
Seperti yang kita ketahui dan kita lihat bahwa di dalam alam sekitar banyak sekali terdapat jenis-jenis tumbuhan, hewan dan bangunan-bangunan. Siswa banyak yang tidak terlalu memperhatikan alam sekitar yang berada di lingkungan sekitar mereka. Padahal itu sangat penting bila seorang memerlukan kejelasan di mana tempat kita tinggal.
  1. Masalah
Bagaimanakah cara siswa menjelaskan tempat dimana mereka tinggal dengan menjelaskannya dalam bentuk gambar  peta rumah mereka tinggal?
  1. Tujuan
j0205462Siswa dapat  menjelaskan tempat dimana mereka tinggal dengan menjelaskannya dalam bentuk gambar  peta rumah di buku tulis mereka masing-masing.

C.     Pembahasan
                                    Taman Bunga                                                           Bank BRI





j0281904



 

j0233312                                                                                                Sawah
                                      Jl. Imam Bonjol
                 Rumah Nia











j0185604







 


                                                                             Pohon pinus


 



Nia mengundang teman-temannya untuk datang belajar kelompok bersama teman kelompoknya. Tetapi teman-teman Nia tidak mengetahui letak rumah Nia. Akhirnya Nia menggambarkan di kertas dimana tempat rumah Nia. Teman Nia mengerti gambar yang di buat oleh Nia.
                               
D.     Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Bagi siswa sekolah dasar harus mengerti letak rumah mereka, agar mereka tidak sulit dalam menjelaskan letak rumah mereka apabila ada yang tidak jelas letak posisi rumah yang mereka Tanya.

  1. Saran
Guru hendaknya memiliki keterampilan mengajar yang bevariasi seperti pada pembelajaran menjelaskan tempat ini sangat penting bagi siswa jika mereka dalam keadaan genting, misalnya mereka terpisah oleh orang tuanya ketika di tanyakan oleh si penolong alamat rumah maka siswa dapat memberikan penjelasan yang jelas kepada si penolong



NOTULENSI      
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1 
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG                   
KABUPATEN          : BENGKULU TENGAH

Pertemuan                 : IV
Hari/tanggal              : Kamis/5 Agustus 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1  / 07.30 – 09.15 WIB
Pokok Bahasan         : Menjelaskan Tempat
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan yaitu tanggal 5 Agustus 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan IV

PERTEMUAN V

A.     Topik Diskusi
Menjelaskan Peristiwa Alam

B.     Justifikasi Kegiatan
  1. Latar Belakang
Tumbuhan di sekitar kita sangat besar manfaatnya bagi kehidupan selain sebagai sumber makanan bagi hewan dan manusia dapat juga dimanfaatkan sebagai hiasan, bahkan bahan dasar dalam pembuatan alat-alat rumah tangga dan kerajinan tangan. Oleh karena itu ada tumbuhan yang sengaja dipelihara oleh manusia melalui kegiatan pertanian dan perkebunan. Hewan dipelihara dengan cara diternakkan dan harus disesuaikan dengan jenis hewannya.
  1. Masalah
Yang menjadi permasalahan dalam menjaga pertumbuhan, pemeliharaan makhluk hidup adalah menjelaskan cara pembuatan dan pemeliharaan tanaman dan hewan yang baik karena ada beberapa hal yang penting dan harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan.
  1. Tujuan
1.      Agar siswa memahami hal-hal yang harus diperhatikan dalam pertumbuhan , pemeliharaan hewan dan tumbuhan.
2.      Agar hasil yang didapatkan lebih maksimal.

C.     Pembahasan
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pertumbuhan, pemeliharaan tanaman adalah :
  1. Pengolahan tanah
Sebelum menanam tanah harus digemburkan dahulu agar tanah cukup menyimpan udara dan penguapan.
  1. Pemeliharaan bibit unggul
Bibit unggul adalah bibit tanaman yang berasal dari induk yang berkualitas.

  1. Pengairan
Tumbuhan membutuhkan air supaya dapat tumbuh dengan baik sehingga dapat dilakukan penyiraman dengan baik.
  1. Pemupukan

D.     Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Untuk mendapatkan hasil yang baik maka seseorang harus memperhatikan cara pemeliharaan yang baik.
  1. Saran
Hendaknya sekolah membuat suatu kebun sekolah, sehingga guru dapat menerapkan pembelajaran tematik di kebun sekolah pada saat pembelajaran. Agar pembelajaran menjadi bermakna pada siswa karena terlibat langsung dalam pengalamannya.




















NOTULENSI      
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1      
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG                   
KABUPATEN          : BENGKULU TENAGAH

Pertemuan                 : V
Hari/tanggal              : Selasa/ 10 Agustus 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1  / 07.30 – 09.15 WIB
Pokok Bahasan         : Menjelaskan Peristiwa Alam
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan yaitu tanggal 10 Agustus 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan V
Image173


PERTEMUAN VI

A.     Topik Diskusi
Membuat Cerita Berdasarkan Gambar Seri

B.     Justifikasi Kegiatan
  1. Latar Belakang
Siswa kurang terampil dalam mengamati dan menceritakan sebuah cerita dari gambar yang mereka lihat. Dalam pembelajaran ini siswa hanya terbiasa dengan menerima atau mendengarkan cerita yang di bacakan oleh gurunya. Sehingga perkembangan kecerdasan seorang anak kurang dapat terasah dengan baik. Siswa juga kurang memiliki motivasi yang besar pada saat pembelajaran dikarenakan guru yang tidak pandai dalm memilih metode yang sesuai dengan materi pelajaran.
  1. Masalah
1.      Bagaimana siswa teliti dalam mencermati gambar yang tersedia yang tersusun secara acak.
2.      Sejauh mana siswa mampu membuat kalimat mereka sendiri sesuai gambar yang ada.
  1. Tujuan
1.    Bagaimana siswa teliti dalam mencermati gambar yang tersedia yang tersusun secara acak.
2.    Sejauh mana siswa mampu membuat kalimat mereka sendiri sesuai gambar yang ada









C.     Pembahasan


IMG0220A
 









                                                   Amatilah gambar di atas!
Gambar tersebut masih berbentuk acak. Kemudian urutkanlah gambar di atas sesuai dengan urutannya yang benar.
Dari gambar seri tersebutlah buatlah cerita dari urutan gambar seri yang telah kalian susun.

D.     Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Gambar seri merupakan gambar yang memiliki keterkaitan dari gambar satu dengan gambar yang lainnya.
  1. Saran
Guru hendaknya memiliki metode mengajar yang bervariasi dalam pembelajaran sehingga anak tidak merasa bosan pada saat pembelajaran berlangsung. Dengan ada variasi yang sesuai motivasi siswa menjadi meningkat untuk mengikuti pembelajaran sampai usai jam pelajaran.



NOTULENSI      
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA UNIB KE – 61 TAHUN 2010
DESA                         : BAJAK 1                  
KECAMATAN         : TABA PENANJUNG
KABUPATEN          : BENGKULU TENGAH

Pertemuan                 : VI
Hari/tanggal              : Kamis/ 13 Agustus 2010
Tempat/waktu           : SD N 10 Desa Bajak 1  / 07.30 – 09.015 WIB
Pokok Bahasan         : Membuat Cerita Berdasarkan Gambar Seri
Pembahasan              :
Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menceritakan pengalaman dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan yaitu tanggal 13 Agustus 2010 pukul 10.00 di SD Negeri 10 Desa Bajak 1. Dalam pembelajaran ini tenaga pengajar adalah mahasiswa KKN, pembelajaran disesuaikan dengan RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang telah dibuat dan menggunakan buku bacaan yaitu Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Foto Kegiatan Membantu Mengajar Pada Pertemuan VI


KEGIATAN II
PROGRAM TAMBAHAN
BIMBINGAB BELAJAR SD

A.          Justifikasi Kegiatan
  1. Latar Belakang
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata period ke – 61 tahun 2010 merupakan perwujudan dari kepedulian Universitas Bengkulu terhadap masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan sosial, Ekonomi, dan pendidikan. Sebagai program intrakkurikuler kegiatan Kuliah Kerja Nyata merupakan gerakan massal yang terencana, memiliki program yang sangat jelas dan ideal dipandang dari sumber daya manusianya. Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan  secara berkelanjutan dari lokasinya maupun programnya dengan lokasinya maupun dengan lama pelaksanaannya selama dua bulan.
Berdasarkan pengamatan tentang kemampuan siswa SD di desa Bajak 1 serta jam belajar siswa di rumah, disimpulkan bahwa siswa jarang mengulang pelajaran di rumah, buku bacaan tidak ada, sehingga kemampuan membaca, menulis, dan berhintung siswa masih sangat terbatas. Rata-rata siswa kelas 3 SD belum lancar membaca (masih mengeja). Hal ini memprihatinkan bagi potret pendidikan bangsa kita. Sebagai gambaran, bagaimana siswa bisa melanjutkan ke pelajaran-pelajaran baru yang lebih rumit sedangkan siswa belum bisa membaca dan menulis.  Di samping itu melalui interaksi sehari-hari, dapat dilihat juga bahwa pada dasarnya anak-anak mempunyai keinginan yang besar untuk belajar. tanpa diperintah untuk membaca, anak dengan sendiri sudah tertarik untuk mengambil buku-buku bacaan yang diberikan.
Melihat kondisi di lapangan seperti di atas maka mahasiswa KKN berinisiatif untuk memberikan bimbingan belajar bagi siswa SD.
  1. Masalah
Permasalahan dalam pelaksanaan bimbingan belajar SD adalah siswa yang mengikuti bimbingan bervariasi mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 5. anak-anak yang mengikuti bimbel juga sangat gemar mebaca walaupun mengeja, tetapi kita harus memberi penguatan atas minat baca yang mereka miliki.  sehingga buku yang diperlukan juga banyak. Akan tetapi permasalahan ini akhirnya dapat teratasi dengan meminjam buku-buku bacaan di SD setempat.

  1. Tujuan
Tujuan utama yang hendak dicapai dari pelaksanaan program bimbingan belajar SD adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa SD, serta memberikan motivasi belajar mereka agar anak-anak sering membaca dengan menyediakan buku bacaan yang banyak di secretariat KKN.

B.     Pembahasan
Pelaksanaan program bimbingan belajar SD dilaksanakan lebih kurang 2 bulan dari tanggal 15 Juli 2010 sampai 20 Agustus 2010. Jadwal bimbingan belajar setiap hari, Rabu dan Sabtu pukul 15.00 WIB bertempat di secretariat KKN desa Bajak 1.
Keterampilan membaca siswa dapat dilatih dengan memberikan berbagai teks bacaan, serta menjawab pertanyaan untuk melihat kemampuan menulis. Sedangkan untuk pelajaran Matematika, siswa dilatih mengerjakan operasi tambah, kurang, kali, bagi. Khusus untuk kelas 2 dan kelas 3 lebih ditekankan pada operasi perkalian karena siswa banyak belum mengerti perkalian.

C. Kesimpulan dan Saran
  1. Kesimpulan
Dengan adanya pelaksanaan mengajar anak-anak SD di Desa Bandu Agung, maka minat belajar siswa lebih tinggi  ini membantu anak-anak mempelajari materi yang seharusnya telah mereka kuasai.



  1. Saran
Harapan penulis semoga apa yang telah kami lakukan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan prestasi anak-anak menjadi meningkat dan termotivasi untuk belajar yang giat serta rajin sekolah untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya.

D. Lampiran
1. Notulen
      Pelaksanaan program bimbingan belajar SD dilaksanakan lebih kurang 2 bulan dari tanggal 15 Juli 2010 sampai 20 Agustus 2010. Jadwal bimbingan belajar Rabu dan Sabtu pukul 15.00 WIB bertempat di secretariat KKN desa Bajak 1.
Keterampilan membaca siswa dapat dilatih dengan memberikan berbagai teks bacaan, serta menjawab pertanyaan untuk melihat kemampuan menulis. Sedangkan untuk pelajaran Matematika, siswa dilatih mengerjakan operasi tambah, kurang, kali, bagi. Khusus untuk kelas 2 dan kelas 3 lebih ditekankan pada operasi perkalian karena siswa banyak belum mengerti perkalian.
Foto kegiatan bimbingan belajar
Image190
PICT0406


PICT0053




DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2010. Panduan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Bengkulu Periode ke-          61 Tahun 2010. Lembaga Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bengkulu.
Haryanto. 2004. Bina Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga




TEKNOLOGI YANG DITERAPKAN

Adapun teknologi yang diterapkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu ke 61 Tahun 2010 desa Bajak 1 kecamatan taba penanjung kabupaten bengkulu tengah , yaitu:

  1. Teknik Partisipasi, yaitu suatu teknik pendekatan dimana mahasiswa bekerjasama dengan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan secara berasama-sama.
  2. Teknik Tatap Muka, yaitu mahasiswa dalam menyampaikan materi dengan bertatap muka secara langsung dengan masyarakat.
  3. Teknik Demonstrasi, yaitu mahasiswa melakukan peragaan mengenai materi yang akan disampaikan pada masyarakat sehingga mereka dapat melihat secar langsung proses pelaksanaan secara berurutan dan diharapkan nantinya mereka dapat terdorong dan termotivasi untuk menerapkannya.







LAPORAN INDIVIDU

MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) PERIODE KE-61
1 JULI 2010 s.d 31 AGUSTUS 2010
UNIVERSITAS BENGKULU

DESA                     : BAJAK 1
KECAMATAN     : TABA PENANJUNG
KABUPATEN      : BENGKULU TENGAH


unib warna
Add caption


NAMA                               : ARI YANTO
NPM                                   : A1G007058
FAKULTAS                      : KIP
PRODI                               : PGSD          



PUSAT PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN
LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS BENGKULU
2010